Skip to main content

Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten / Kota Provinsi Bengkulu Tahun 2025.

BENGKULU, || INDOKU.ID โ€“ Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Wakil Bupati Abdul Hamid, S.Pd.I, memaparkan capaian dan strategi percepatan penurunan stunting dalam kegiatan Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu Tahun 2025 yang berlangsung di Gedung Pola Pemprov Bengkulu. Rabo,(27/08/2025).

Dalam paparannya, Wakil Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kaur untuk terus menurunkan angka stunting. Berdasarkan data E-PPGBM Februari 2025, prevalensi stunting Kaur telah menurun hingga 2,8%, capaian yang lebih baik dibanding rata-rata Provinsi Bengkulu (18,8%) dan nasional (19,8%).

Untuk tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Kaur menetapkan 40 desa lokus fokus sebagai prioritas pencegahan. Sejumlah program unggulan dilaksanakan, antara lain bantuan makanan tambahan, sembako dan susu, penyediaan air bersih, hibah sanitasi, hingga perbaikan rumah tidak layak huni. Dukungan anggaran mencapai Rp29,57 miliar pada 2025 dan diproyeksikan meningkat menjadi Rp30 miliar di 2026, melibatkan berbagai OPD lintas sektor.

Selain itu, Kabupaten Kaur juga menghadirkan inovasi pelayanan publik, di antaranya TABURI KULE (Teman Ibu Hamil Risiko Tinggi di Lungkang Kule), pemberian PMT lokal, program bedah rumah, serta sosialisasi gizi untuk masyarakat. Upaya ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Kaur Maju, Sejahtera, dan Bahagia melalui percepatan penurunan stunting secara terukur dan berkelanjutan.

(ADI)