Pemangkasan Anggaran Publikasi Untuk Media di RSUD Kaur Menjadi Sorotan.
KAUR BENGKULU, II INDOKU.ID ~Pasalnya pihak RSUD Kaur secara dramatis memangkas dana publikasi untuk media per sekali tayang yang sebelumnya dari satu pintu Kominfo Kaur Rp,1,200,000 sedangkan dipihak RSUD Kaur untuk kerjasamanya hanya Rp,300,000.padahal sebelumnya tidak seperti ini,langkah kebijakkan yang di ambil oleh pihak RSUD Kaur tidak sejalan dengan komitmen apa yang pernah disampaikan oleh Pemerintah daerah Kabupaten Kaur supaya saling sinergi dengan media berjalan dengan baik.
Pemangkasan anggaran Publikasi oleh pihak RSUD Kaur hingga 75 persen sekarang ini sontak menimbulkan reaksi protes keras oleh banyak kalangan awak media lokal.seperti misalnya Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia ( APPI ) Kabupaten Kaur Epsan Sumarli Kamis 27 November 2025 menyampaikan sangat keberatan atas apa yang diputuskan oleh pihak RSUD Kaur tersebut.langkah kebijakkan yang diambil oleh pihak RSUD Kaur ituย terusterang saja secara sengaja jelas menciderai dan melukai rasa keadilan para awak media di Kabupaten Kaur pungkas Epsan Sumarli.
Menurut Ketua DPD( APPI ) Epsan Sumarli nilai Publikasi Rp 1,200 ribu per satu tayang adalah angka yang sudah ditetapkan sesuai dengan ( Perbup ) Peraturan Bupati Kaur,ia menambahkan sikap rumah RSUD Kaur memutuskan merubah potongan anggaran Publikasi untuk media dinilai menimbulkan persepsi kesan buruk,akan kinerja pihak terkait di RSUD Kaur,,bukannya mau mensejahterakan tapi malah menambah beban hidup para awak media ditengah kondisi sulit saat ini jelasnya.
Epsan Sumarli menegaskan Publikasi untuk media oleh pihak RSUD Kaurย cuma dihargai 300 ribu,dinilai melecehkan profesi wartawan, padahal bukankah media itu sebagai pilar keempat demokrasi di negara ini sebagai corong informasi Pemerintah juga rakyat,seharusnya jasa kemitraan saling sinergi itu mendapat nilai perhatian kesejahteraan timbal balik yang lebih baik dan seimbang,sebagai mana dalam visi misinya Bupati Kaur Gusril Hamid sebelumnya.
Terkait kebijakkan Keputusan langkah yang di ambil pihak RSUD Kaur untuk anggaran Publikasi media Ketua DPD ( APPI ) Epsan Sumarli sempat berkoordinasi dengan menejemen RSUD Kaur,melalui Kabid Penunjang Novian Putra.SKM.menjelaskan keputusan langkah yang di ambil oleh RSUD Kaur memperkecil nilai Publikasi untuk media,diambil melalui beberapa pertimbangan tentang anggaran yang mengecil,juga karena banyaknya media yang ingin mengajukan permohonan Publikasi, Namun meskipun penjelasan dan alasan dari pihak RSUD seperti itu,Ketua DPD ( APPI ) dan beberapa media berharap agar pihak RSUD meninjau kembali keputusan tersebut supaya kedepannya kemitraan antara Pemerintah dengan media berjalan harmonis dan lebih baik lagi.
(ADI)