Skip to main content

Satpol PP Tertibkan Hewan Ternak Berkeliaran Di Kaur

Indoku.id | Bengkulu, Kaur - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. mulai melakukan penertiban hewan ternak berkeliaran di jalan dan kawasan padang kempas. Selasa, (23/3/2021).

Jalan

Penertiban hewan ternak dipimpin oleh Roni Oksuntri dan anggota Pol PP sekira 20 orang. Menargetkan di minggu ini wilayah Kaur Selatan, Tetap, dan Padang Kempas. Yang perlu diseterilkan dari hewan ternak berkeliaran. Biar jangan mengganggu pengguna jalan raya baik motor atau mobil.ย 

Hari ini pihaknya berhasil menangkap 20 ekor kambing dan 2 ekor sapi. Dan hasil tangkapan di karantina di kantor Satpol PP Kaur.

"Untuk hewan ternak yang sudah ditangkap, sebagian sudah ada yang ditebus. Dengan melengkapi persaratan keterangan dari pak kades bahwa benar beliau betul-betul yang punya hewan ternak. Dengan tetap menggunakan sangsi perda hewan ternak." Ujar Roni

Kesadaran masyarakat dalam melihara hewan ternak masih kurang memperhatikan Perda hewan ternak. Dimana masih banyak hewan berkeliaran di jalanan jelas sangat mengganggu.

"Masyarakat sudah disosialisakan masalah perda hewan ternak. Tapi, kesadaran masyarakat yang mempunyai hewan ternak belum ada. Meskipun ada, baru segelintir masyarakat yang mempunyai hewan ternak yang sadar." Jelas Roni.

Penertiban hewan ternak berkeliaran tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Dpc Lippan Jaya, Asep Rianto. Iya berharap agar hewan ternak di seluruh Kabupaten Kaur ditertibkan.

Asep mengaku selama ini keberadaan hewan ternak yang berkeliaran di jalan, termasuk di jalan protokol, sangat menggangu dan membahayakan pengguna jalan.

Jalan

"Keberadaan hewan ternak yang berkeliaran di jalan-jalan sudah sangat meresahkan. Bahkan, sempat memakan korban, akibat kecelakaan menabrak seekor sapi yang melintas dan berdiri bergerombol di tengah jalan," kata Asep.

Warga lainnya, juga mengaku sangat resah dengan banyaknya sapi yang berkeliaran di kawasan Padang Kempas dan Perumahan.

"Yang paling parah, kotoran sapi itu berserakan di kawasan perkantoran Padang Kempas dan perumahan sehingga sangat tidak nyaman. Sapi-sapi itu juga memakan sampah. Jadi, kami berharap ada tindakan yang lebih tegas terhadap pemilik sapi yang membiarkan hewan peliharaannya berkeliaran," ujar warga tersebut.

Bahkan, beberapa warga juga mengaku kesal sebab para pemilik sapi tidak mengindahkan keluhan warga.

"Kami sudah beberapa kali menyampaikan kepada pemilik sapi. Akan tetapi, mereka tidak menghiraukan dan tetap membiarkan hewan ternaknya berkeliaran yang memakan sampah dan membuang kotoran di sekitar rumah," kata warga Kaur lainnya dengan kesal.

(Adi).