Skip to main content

Wisata Buka Prokes Diabaikan, Warga Berdalih

Indoku.id | Bengkulu, Kaur - Pendemi Covid-19 di kalangan masyarakat rendah sudah tau sangat meresahkan. Dan di kabupaten Kaur sendiri beru saja selesai pelarangan berwisata selama libur lebaran. Wisata di buka kembali sejak Senin,(17/5). Memang wisata di beberapa penjuru sedikit sepi dari pengunjung saat pelarangan berwisata. Walau masih ada saja wisata kebobolan.

Setelah dibuka kembali wisata mulai penuh oleh warga ntah dari mana saja, mungkin memang sebagian warga menunggu wisata buka baru jalan-jalan. Yang jadi masalah disini seakan mereka tidak percaya sama covid lagi sebab 90% warga ke pantai tidak menggunakan masker (prokes) Selasa, (18/5/2021).

Di temui salah satu pengunjung di wisata kaur namanya tidak mau dipublikasikan, menyebutkan bahwa mati hanya di tangan Allah, bukan tidak percaya ini seakan kami di bodoh oleh isu covid.

Iya kalau memang covid itu ada, kenapa saat ada terpapar dan meninggal, kelurga meluk-meluk tidak ikut terpapar. "Ae kalu memang covid itu ade, ngape pas saat ade warga mati covid dipeluk de nular," keluhnya.ย 

Memang ada dugaan warga yang terpapar covid-19 salah satu warga kaur, diduga memakai prokes, namun keluarga masih bersentuhan dengan korban.

Ditambah setelah berita indoku.id terbit tentang penutupan wisata di Kaur, membuat banjir komentar di laman facebook. "Tutup lah se lamenye...
lah nyekutukan tuhan gale amun ulah alih luk ini...ciri-ciri dunie kiamat," ujar firman di laman komen facebook.

(Adi)