Skip to main content

Masyarakat Kecamatan Luas Pertanyakan Harga Pupuk Subsidi Yang Melampaui Batas Harga HET

KAUR BENGKULU, II INDOKU.ID  Masyarakat di salah satu desa di Kecamatan Luas Kabupaten Kaur, menyoroti masalah harga pupuk subsidi jenis urea yang menjadi perhatian utama. Pupuk ini seharusnya tersedia dengan harga maksimum yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp 112.500 per zak.  Sebelum Surat idaran dari kementerian pupuk bersubsidi turun 20 persin menjadi 90.000 per zak. Namun, pengecer di Kecamatan Luas diduga menjual pupuk ini dengan harga yang jauh lebih tinggi, mencapai Rp 130.000 per zak.

Salah satu warga, berinisial RK mau beli pupuk tersebut,  mengajukan pertanyaan mendengar harga 130.000 per zak kepada penjual pupuk, yang merupakan keluarga dari punya gudang pupuk di kecamatan Luas, jawaban dari penjual pupuk bersubsidi menyampaikan, harga 130.000 per zak seperti itu kerena terhitung dari ongkos pembongkaran.

Masyarakat di kecamatan Luas menuntut transparansi yang lebih besar terkait dengan distribusi dan penjualan pupuk subsidi ini, agar tidak dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis yang merugikan masyarakat. Mereka berharap agar pihak terkait, termasuk dari pemerintah kabupaten kaur, turun ke lapangan untuk memastikan penegakan aturan dan tindakan tegas terhadap pengecer yang menjual di atas harga yang telah ditetapkan.

Masalah ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan pengawasan yang ketat dan transparansi dalam distribusi pupuk subsidi, guna memastikan bahwa manfaat dari subsidi ini benar-benar dirasakan oleh petani dan masyarakat yang membutuhkan, bukan oleh pihak-pihak yang ingin memperoleh keuntungan tidak wajar dari program pemerintah.

(ADI)